Jumat, 03 Maret 2017

ANALISIS POTENSI KEONG MAS SEBAGAI SUBSTITUSI DAGING SAPI DALAM PEMBUATAN KORNET SEBAGAI MAKANAN OLAHAN KAYA PROTEIN

Penulis

Apriyanti, Agung Nurfaika, Elfira Bauzir, Ulfah Choiriyah, Neo Dinastian O.

Abstrak

ABSTRAK
Keong mas merupakan hewan yang biasa hidup di air dan cenderung dianggap
hama karena pertumbuhannya yang cepat dan populasinya yang banyak, namun memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Untuk itulah, daging keong mas sangat berpotensi digunakan untuk mensubstitusi daging sapi pada pembuatan makanan-makanan olahan yang berbahan dasar daging sapi, salah satunya adalah kornet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimal daging keong dan daging sapi yang paling disukai masyarakat serta mengetahui kandungan gizi dari berbagai komposisi. Komposisi yang digunakan berturut-turut adalah 25:75 ; 50:50 ; 75:25 ;100:0 untuk keong mas dan daging sapi. Dari hasil penelitian, kandungan protein berturut-turut dari keempat perbandingan adalah : 12,69% ; 14,86% ; 13,84% ; 15,16% kandungan lemak : 0,63% ; 1,20% ; 0,61% ; 0,96% dan kandungan karbohidrat : 19,33% ; 12,33% ; 12,67% ; 4,59 %. Sedangkan hasil uji organoleptik yang dilakukan kepada 30 orang responden dari keempat perbandingan berturut-turut adalah 3,167 ; 2,830 ; 2,867 ; 2,470 (skala 1-5). Kesimpulan pada penelitian ini adalah dari hasil uji organoleptik masyarakat lebih menyukai kornet pada perbandingan pertama, yaitu 25 : 75 (keong mas : daging sapi) dan dari segi kandungan metabolit primernya, kornet keong mas tidak berbeda jauh dengan daging sapi sehingga berpotensi untuk menggantikan daging sapi.
Kata Kunci : Keong Mas, Daging Sapi, Kornet

ABSTRACT
Golden apple snail is an animal that usually lives in water and tend to be considered pests because of its rapid growth and population are many, but has a fairly high nutrient content. For this reason, the meat snails are potentially used to substitute the beef in the manufacture of processed foods are made from beef, one of which is the corned beef. This study aims to determine the optimal composition of snail meat and beef the most appreciated by the public and to know the nutritional contents of different compositions. The composition used in succession is 25:75; 50:50; 75:25; 100: 0 to snails and beef. From the research, the protein content of the fourth row is the ratio: 12.69%; 14.86%; 13.84%; 15,16% fat content: 0.63%; 1.20%; 0.61%; 0.96% and the carbohydrate content: 19.33%; 12.33%; 12.67%; 4.59%. While the results of organoleptic tests were conducted to 30 respondents from a fourth consecutive ratio is 3.167; 2,830; 2.867; 2,470 (scale 1-5). The conclusion of this research is the result of organoleptic test people prefer corned beef on a comparison of the first, which is 25: 75 (snails: beef) and in terms of the content of metabolites primary, corned snails do not vary much with beef, so the potential to replace beef ,
Keywords: Keong Mas, Beef, Corned

Teks Penuh

KPM UNJ

Author & Editor

Jurnal dan artikel ilmiah Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta yang bisa diakses secara gratis untuk mahasiswa dan umum.