Senin, 06 Maret 2017

KAJIAN PRAGMATIK WUJUD KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA JURUSAN KIMIA TAHUN 2012 KEPADA DOSEN MELALUI MEDIA SHORT MESSAGE SERVICE

Penulis

Asri Yati dan Peni Suprapti

Abstrak

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang kesantunan berbahasa pada mahasiswa jurusan kimia angkatan 2012 kepada dosen. Data yang diambil berupa short message service (SMS). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah kesantunan berbahasa yang dianalisis dari SMS dengan kajian pragmatik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah simak catat dan tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, kesantunan berbahasa mahasiswa jurusan kimia kepada dosen terdapat 36 maksim kebijaksanaan, 21 maksim kedermawanan, 28 maksim kesepakatan, 4 maksim pujian, dan 7 maksim simpati. Namun, terdapat 2 pernyataan yang tidak santun. Percakapan antara mahasiswa jurusan kimia 2012 dan dosen tergolong sangat santun dengan presentase penyimpangan maksim 2,08% karena mahasiswa mematuhi maksim-maksim kesantunan. Pada data penelitian ditemukan mahasiswa masih menggunakan penyingkatan kata, penggunaan kata yang tidak baku, penggunaan simbol perasaan yang seolah kurang santun jika dikirimkan kepada dosen.
Kata kunci : Kesantunan Berbahasa, Short Message Service, Pragmatic

ABSTRACT
This study aimed to describe the data on linguistic politeness in chemistry majors 2012 to the lecturer. The data were taken in the form of short message service (SMS). The method used is descriptive qualitative. The object of this study is analyzed politeness of SMS with pragmatic study. Data collection techniques used are see note and review of the literature. Based on the research results, politeness chemistry student to lecturer is 36 maxims of wisdom, generosity maxim 21, 28 maxims agreement, four maxims praise, and 7 maxims sympathy. However, there are two statements that are not polite. The conversation between the student and lecturer chemistry in 2012 as very polite with the percentage deviation maxim is 2.08% for the students comply with maxims of politeness. In the study found students still use the cutting words, the use of non-standard words, the use of symbols feeling less polite as if sent to the lecturer.
Key Words : linguistic politeness, short message service, pragmatic

Teks Penuh

KPM UNJ

Author & Editor

Jurnal dan artikel ilmiah Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta yang bisa diakses secara gratis untuk mahasiswa dan umum.

0 komentar:

Posting Komentar