Senin, 06 Maret 2017

SERANGGA AIR SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS CEMARAN AIR DI SUNGAI CIKANIKI, DESA CITALAHAB, TN. GUNUNG HALIMUN SALAK, JAWA BARAT

Penulis

Rani Wulan Suci

Abstrak

ABSTRAK
Serangga air adalah kelompok organisme serangga yang sebagian atau seluruh hidupnya berada pada perairan. Beberapa spesies serangga sangat rentan dan sensitif terhadap pencemaran lingkungan, sedangkan yang lainnya dapat hidup dan berkembang biak pada kondisi perairan yang tercemar (Popoola and Otalekor, 2011). Sehingga dengan kondisi ini serangga air dapat dijadikan sebagai indikator untuk menguji kualitas air. Oleh karena itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kualitas air sungai Cikaniki. Menggunakan metode BMWP (Biological Monitoring Working Party) dalam analisis kualitas air dan teknik 2 teknik pengambilan, yaitu hand grabing sampling dan kick sampling diperoleh bahwa sungai aliran sungai Cikaniki, Desa Citalahab, Tn. Gunung Halimun Salak, Jawa Barat tergolong moderate (cukup tercemar secara organik) karena nilai BMWP-nya adalah 46. Serangga yang ditemukan meliputi family Sericostomatidae, Perlidae, Tipulidae, Gerridae, Cordulegasteridae, Ephemerellidae. Kondisi sungai yang tergolong cukup tercemar ini mungkin disebabkan oleh letaknya yang bersisian dengan kegiatan pertanian dan hutan.
Kata kunci : BMWP, Indikator Biologis, Serangga Air

ABSTRACT
Aquatic insects are group of organisms insects that part or all of his life was on the waters. Some insect species are very vulnerable and sensitive to environmental pollution, while others can live and breed in polluted water conditions (Popoola and Otalekor, 2011). So with this condition aquatic insects can be used as an indicator to test the water quality. Therefore, this study aimed to determine the water quality of the river Cikaniki. Using the BMWP (Biological Monitoring Working Party)method in water quality and engineering 2 capture techniques, namely hand grabing kick sampling and sampling showed that the river streams Cikaniki, Citalahab Village, Tn. Halimun-Salak, West Java relatively moderate (organically polluted enough) because its BMWP value is 46. Insects found include family Sericostomatidae, Perlidae,Tipulidae , Gerridae, Cordulegasteridae, Ephemerellidae. The condition of the fairly polluted rivers is probably caused by lying side by side with agriculture activities and forest.
Key Words : Aquatic Insect, Biological Indicators, BMWP

Teks Penuh

KPM UNJ

Author & Editor

Jurnal dan artikel ilmiah Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta yang bisa diakses secara gratis untuk mahasiswa dan umum.

0 komentar:

Posting Komentar