SERANGGA AIR SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS CEMARAN AIR DI SUNGAI CIKANIKI, DESA CITALAHAB, TN. GUNUNG HALIMUN SALAK, JAWA BARAT

Authors

  • Rani Wulan Suci

DOI:

https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.27

Keywords:

BMWP, Indikator Biologis, Serangga Air

Abstract

Serangga air adalah kelompok organisme serangga yang sebagian atau seluruh hidupnya berada pada perairan. Beberapa spesies serangga sangat rentan dan sensitif terhadap pencemaran lingkungan, sedangkan yang lainnya dapat hidup dan berkembang biak pada kondisi perairan yang tercemar (Popoola and Otalekor, 2011). Sehingga dengan kondisi ini serangga air dapat dijadikan sebagai indikator untuk menguji kualitas air. Oleh karena itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kualitas air sungai Cikaniki. Menggunakan metode BMWP (Biological Monitoring Working Party) dalam analisis kualitas air dan teknik 2 teknik pengambilan, yaitu hand grabing sampling dan kick sampling diperoleh bahwa sungai aliran sungai Cikaniki, Desa Citalahab, Tn. Gunung Halimun Salak, Jawa Barat tergolong moderate (cukup tercemar secara organik) karena nilai BMWP-nya adalah 46. Serangga yang ditemukan meliputi family Sericostomatidae, Perlidae, Tipulidae, Gerridae, Cordulegasteridae, Ephemerellidae. Kondisi sungai yang tergolong cukup tercemar ini mungkin disebabkan oleh letaknya yang bersisian dengan kegiatan pertanian dan hutan.

Published

2016-10-07

How to Cite

Suci, R. W. (2016). SERANGGA AIR SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS CEMARAN AIR DI SUNGAI CIKANIKI, DESA CITALAHAB, TN. GUNUNG HALIMUN SALAK, JAWA BARAT. Risenologi, 1(2), 65–70. https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.27

Issue

Section

Table of Contents